Gunung Krakatau, yang terletak di Selat Sunda, adalah simbol kekuatan alam yang legendaris sekaligus menakutkan. Setiap kali Krakatau menunjukkan aktivitasnya, perhatian publik, terutama di wilayah Banten dan sekitarnya, langsung tersedot. Di tengah gejolak tersebut, sebuah komunitas motor besar, HDCI Banten, secara konsisten menarik perhatian karena tradisi touring mereka yang terkesan ‘menantang bahaya’—selalu memilih waktu riding ketika status Krakatau sedang meningkat. Keputusan ini sontak memicu kontroversi dan perdebatan etika keselamatan publik.
Sebagai komunitas yang terstruktur, setiap kegiatan HDCI Banten pasti melibatkan perencanaan yang matang, termasuk aspek keamanan. Namun, pemilihan waktu touring yang berdekatan dengan aktivitas Krakatau seolah menyiratkan sebuah keberanian yang melampaui batas kewajaran. Dari kacamata SEO friendly, kata “KONTROVERSI!” dan “Bergejolak” sangat efektif untuk menghasilkan traffic yang tinggi, memaksa kita untuk mencari tahu alasan di balik keputusan berani HDCI Banten ini.
Alasan utama yang dikemukakan oleh pengurus HDCI Banten bukanlah tentang mencari sensasi, melainkan sebuah bentuk awareness riding. Mereka ingin menunjukkan bahwa, meskipun Krakatau bergejolak, kehidupan dan ekonomi lokal di sepanjang pesisir Banten harus tetap berjalan dengan kewaspadaan yang tinggi. Touring ini dilakukan di rute aman yang jauh dari zona bahaya, namun cukup dekat untuk merasakan dampaknya secara psikologis. Dengan tetap beraktivitas di saat situasi dianggap tegang, HDCI Banten ingin mengirimkan pesan optimisme dan dukungan moral kepada masyarakat setempat.
Selain dukungan moral, riding ini juga berfungsi sebagai quick response check. HDCI Banten seringkali memanfaatkan touring berisiko rendah ini untuk sekaligus menguji dan memetakan jalur evakuasi. Dengan menggunakan motor heavy-duty yang tangguh di berbagai medan, mereka dapat dengan cepat mengevaluasi kondisi jalan, jembatan, dan jalur alternatif yang mungkin digunakan jika terjadi skenario terburuk. Ini adalah kontribusi nyata HDCI Banten yang sering tersembunyi di balik citra touring mewah.
Kontroversi tentu tidak dapat dihindari. Kritikus menilai tindakan HDCI Banten ini sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab karena berpotensi menambah beban tim SAR atau menimbulkan kepanikan. Namun, HDCI Banten selalu menegaskan bahwa touring mereka dilakukan setelah berkoordinasi ketat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Mereka mendapatkan izin dan panduan mengenai batas-batas aman. Keselamatan HDCI Banten selalu menjadi prioritas, dan mereka tidak akan pernah melintas di zona yang secara eksplisit dilarang oleh otoritas.
