Motor Harley-Davidson terkenal dengan kenyamanan dan performa mumpuni, tetapi hal itu bisa dicapai hanya dengan perawatan yang tepat. Salah satu aspek penting yang sering terlewatkan adalah pengecekan tekanan ban dan suspensi. Padahal, kedua komponen ini sangat krusial untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara. Menjaga keduanya dalam kondisi optimal adalah kunci untuk menikmati setiap kilometer perjalanan dengan motor kesayangan Anda.
Pentingnya pengecekan tekanan ban tidak bisa diabaikan. Tekanan ban yang tidak sesuai bisa berdampak buruk pada handling motor, konsumsi bahan bakar, dan usia pakai ban itu sendiri. Ban yang kempes akan membuat motor terasa berat saat dikendarai, meningkatkan gesekan, dan membuat ban lebih cepat aus. Sebaliknya, ban yang terlalu keras akan mengurangi cengkeraman (traksi) dan membuat motor terasa limbung saat menikung, yang tentu saja sangat berbahaya. Para ahli menyarankan untuk memeriksa tekanan ban setidaknya seminggu sekali, atau sebelum melakukan perjalanan jauh. Informasi tekanan ban yang direkomendasikan biasanya bisa ditemukan di stiker pada motor atau di buku panduan pemilik. Sebagai contoh, pada hari Jumat, 10 Oktober 2025, seorang pengendara di kota Surabaya terpaksa membatalkan touring karena tekanan ban belakangnya kurang. Petugas di bengkel motor yang membantunya menyebutkan bahwa hal ini sering terjadi, terutama pada ban yang sudah lama tidak diperiksa.
Setelah pengecekan tekanan ban, fokus beralih ke suspensi. Suspensi yang berfungsi dengan baik akan menyerap guncangan dari permukaan jalan, menjaga motor tetap stabil, dan memberikan kenyamanan bagi pengendara. Untuk suspensi depan, periksa apakah ada kebocoran oli di sekitar segel garpu (fork seal). Oli yang bocor menandakan segel sudah rusak dan perlu diganti. Suspensi yang bocor akan membuat motor tidak nyaman dan berisiko saat melewati jalanan tidak rata. Untuk suspensi belakang, perhatikan kondisi peredam kejut dan periksa apakah ada bagian yang longgar atau rusak.
Setiap model Harley-Davidson memiliki pengaturan suspensi yang berbeda, bahkan beberapa model memiliki fitur preload yang bisa diatur sesuai beban (berat pengendara dan penumpang) atau preferensi berkendara. Mengatur preload dengan tepat akan memastikan motor Anda tidak “melengkung” saat membawa beban berat. Misalnya, jika Anda sering berkendara berboncengan, menyesuaikan preload suspensi belakang akan sangat membantu. Memastikan kedua komponen ini, ban dan suspensi, dalam kondisi baik akan meningkatkan rasa percaya diri dan keselamatan saat berkendara. Dengan demikian, pengecekan tekanan ban dan suspensi secara rutin adalah investasi kecil untuk pengalaman berkendara yang jauh lebih besar.
